
Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat promosi investasi internasional dengan menyiapkan berbagai proyek strategis untuk ditawarkan kepada investor Malaysia dalam ajang Selangor International Business Summit (SIBS) 2026 yang akan digelar pada 9–10 Juli 2026 di Pullman Grand Central Bandung.
Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Jawa Barat menargetkan peningkatan kerja sama investasi dengan Malaysia yang selama ini menjadi salah satu investor utama di provinsi tersebut. Pada 2025, nilai investasi Malaysia di Jawa Barat tercatat mencapai Rp25,7 triliun melalui 1.197 proyek dengan penyerapan hampir 3.000 tenaga kerja. Dalam tiga tahun terakhir, total investasi Malaysia di Jawa Barat mencapai Rp44 triliun.
Koordinator Tim Promosi dan Pengembangan Hilirisasi Investasi DPMPTSP Jawa Barat, Dr. Dra. Siti Nurhuda, M.Si., menjelaskan bahwa forum SIBS menjadi momentum penting untuk memperkenalkan peluang investasi unggulan Jawa Barat kepada calon investor dari Malaysia dan kawasan regional lainnya.
Sejumlah proyek siap ditawarkan dalam berbagai sektor strategis, mulai dari energi terbarukan, kawasan industri, teknologi, kesehatan, industri kreatif, hingga infrastruktur. Pada sektor energi, Jawa Barat menawarkan beberapa proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di Waduk Sadawarna, Cipanas, Darma, dan Kuningan, serta proyek pengolahan sampah menjadi energi di wilayah Cirebon Raya dan Kabupaten Subang.
Di sektor industri dan teknologi, proyek yang dipromosikan antara lain Kertajati Aerospace Park, Kertajati Logistic Hub of Indonesia, Subang Smartpolitan, Losarang Industrial Estate, hingga Taifa Industrial Park. Sementara pada sektor kesehatan, Jawa Barat menawarkan pengembangan kawasan wisata medis dan pusat layanan kesehatan terpadu.
Selain paparan proyek investasi, agenda SIBS 2026 juga akan diisi dengan kunjungan langsung ke lokasi proyek berdasarkan sektor investasi yang diminati peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai potensi dan kesiapan proyek yang ditawarkan kepada calon investor.
Jawa Barat saat ini masih menjadi salah satu tujuan investasi utama di Indonesia. Pada Triwulan I 2026, realisasi investasi mencapai Rp76,78 triliun atau sekitar 24 persen dari target tahunan sebesar Rp314 triliun. Capaian tersebut menempatkan Jawa Barat sebagai salah satu daerah dengan kontribusi investasi terbesar secara nasional.
Melalui partisipasi dalam SIBS 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat memperluas jaringan kemitraan internasional sekaligus mendorong masuknya investasi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat hilirisasi industri, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Penulis: Humas



